My Chef In Crime oleh CreAsia Studio untuk VISION+ Perkenalkan Pemeran Utama; Mulai Diproduksi di Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 5 Desember 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

My Chef In Crime oleh CreAsia Studio untuk VISION+ Perkenalkan Pemeran Utama; Mulai Diproduksi di Indonesia

CreAsia Studio's My Chef In Crime for VISION+ Unveils Lead Cast; Begins Production In Indonesia

Dibintangi oleh Roy Sungkono dan Sintya Marisca, serial kriminal sebanyak 8 episode ini sedang diproduksi untuk VISION+

JAKARTA, Indonesia, 5 Desember 2025 /PRNewswire/ – CreAsia Studio, diluncurkan oleh Deepak Dhar dan Banijay Entertainment, mengumumkan pemain utama untuk serial drama kriminal baru My Chef in Crime Indonesia, yang secara resmi mulai diproduksi pada tanggal 26 November 2025 di Jakarta. Ditugaskan oleh VISION+, serial berdurasi 40 menit sebanyak 8 episode ini merupakan pencapaian penting bagi CreAsia Studio dalam membuat serangkaian format naskah inovatif yang terinspirasi oleh budaya lokal di Asia Tenggara. Acara ini dibintangi oleh Roy Sungkono sebagai pemeran utama pria dan Sintya Marisca sebagai pemeran utama wanita. Keduanya memiliki karisma, kedalaman, dan menjadi pasangan baru di layar kaca streaming di Indonesia.

CreAsia Studio's My Chef In Crime for VISION+ Unveils Lead Cast; Begins Production In Indonesia
CreAsia Studio’s My Chef In Crime for VISION+ Unveils Lead Cast; Begins Production In Indonesia

Kata Deepak Dhar, Pendiri & Group CEO di Banijay Asia dan Endemol Shine India, "Seri ini adalah jenis eksperimen kreatif yang perlu diperjuangkan oleh CreAsia. Drama kriminal berpadu tema makanan dan komedi ini sangat berbeda dari biasanya. Dengan pemeran berbakat, tim kreatif yang penuh semangat, dan dukungan dari VISION+, kami yakin My Chef in Crime akan menjadi tolok ukur untuk konten orisinil di kawasan ini."

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Kami senang sekali menciptakan seri kriminal yang mudah dicerna dan menampilkan berbagai kasus bertema makanan dengan memadukan dua genre khas Asia Tenggara," kata Jessica Kam-Engle, EVP & Business Head CreAsia Studio Asia Tenggara . "My Chef in Crime mencerminkan ambisi kami untuk mengembangkan format orisinil yang berakar pada budaya lokal namun dirasakan secara universal."

Sutradara Sondang Pratama menyampaikan visi kreatifnya untuk serial ini: "Sebagai sutradara, visi saya tentang My Chef in Crime berawal dari perpaduan menarik antara dua dunia yang tampaknya tidak berkaitan: makanan dan ilmu forensik. Semakin kami menelusurinya, semakin kami menyadari bahwa kedua hal ini memiliki keterkaitan alamiah. Memasak, seperti halnya investigasi forensik, berakar pada ketepatan ilmiah. Kesamaan ini menginspirasi kami untuk membuat serial kriminal yang menghibur sekaligus memiliki lapisan emosi dan visual yang khas."

My Chef in Crime yang sedang digarap ini mengisahkan seorang penyelidik forensik yang menjadi koki kemudian sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan pesaing kulinernya. Sebagai perpaduan ilmu forensik dengan dunia kuliner, My Chef in Crime Indonesia memperkenalkan sudut pandang narasi baru kepada penonton – seni kuliner berpadu dengan investigasi kriminal. My Chef in Crime akan tayang perdana secara eksklusif di VISION+ pada tahun 2026.

Foto: https://mma.prnasia.com/media2/2838565/CreAsia_My_Chef_In_Crime.jpg?p=medium600

 

Berita Terkait

The Coffee Bean & Tea Leaf® dan Al-Ghunaim Rayakan Pembukaan Kafe Ke-130 di Kuwait
Milliken Memamerkan MAXCELL® di Data Centre World Asia 2026, Membantu Asia Tenggara Memenuhi Kebutuhan Infrastruktur AI yang Terus Meningkat
Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global
Huawei Paparkan Enam Proyek Percontohan Ketenagalistrikan Global, Bangun Sistem Baru dengan Sinergi AI dan Energi
Reconova Debut di Ajang PTE Asia 2026, Dorong Ekspansi Smart Aviation Berbasis Embodied Intelligence
Hollyland WeConnect 2026 Soroti Hal yang Tak Tergantikan di Era AI
Shanghai Electric Hadirkan Tiga Solusi Transisi Energi di Enlit Asia 2026
Setelah 44 juta penayangan, film musik singkat “IS IT JUST A GAME?” mengungkap petunjuk baru tentang PAPmusic Game, video game yang akan hadir pada tahun 2026.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:25 WIB

The Coffee Bean & Tea Leaf® dan Al-Ghunaim Rayakan Pembukaan Kafe Ke-130 di Kuwait

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Milliken Memamerkan MAXCELL® di Data Centre World Asia 2026, Membantu Asia Tenggara Memenuhi Kebutuhan Infrastruktur AI yang Terus Meningkat

Jumat, 25 September 2026 - 02:32 WIB

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 - 00:20 WIB

Huawei Paparkan Enam Proyek Percontohan Ketenagalistrikan Global, Bangun Sistem Baru dengan Sinergi AI dan Energi

Kamis, 24 September 2026 - 23:27 WIB

Reconova Debut di Ajang PTE Asia 2026, Dorong Ekspansi Smart Aviation Berbasis Embodied Intelligence

Berita Terbaru

The Coffee Bean & Tea Leaf® dan Al-Ghunaim Rayakan Pembukaan Kafe Ke-130 di Kuwait

Pers Rilis

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 Sep 2026 - 02:32 WIB