Percepat Pembangunan, Danantara Dapat Menjadi Motor Penggerak Investasi Infrastruktur Nasional

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 26 Februari 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. 
(Dok. pu.go.id)

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Dok. pu.go.id)

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dapat menjadi motor penggerak investasi infrastruktur nasional.

Tidak hanya dalam mempercepat pembangunan tetapi juga meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan aset negara.

Kehadiran Danantara membuka peluang lebih luas bagi sektor swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur nasional.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danantara diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan aset negara agar lebih produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

Dengan model pengelolaan yang lebih profesional dan berorientasi investasi.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan hal tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (25/2/2025).

“Danantara adalah wujud komitmen besar dalam mendorong pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi nasional.”

“Setiap investasi yang masuk harus dikelola dengan baik agar benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.”

“Infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, tetapi fondasi utama dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Dody Hanggodo.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap proyek yang didukung oleh Danantara berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik (good governance).”

“Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas agar investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat,” imbuh Dody.

Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan Danantara akan menjadi kunci utama dalam menciptakan konektivitas yang lebih baik.

Juga mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Keberadaan Danantara diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dengan memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah terpencil.

Hal ini selaras dengan visi pemerintah dalam menciptakan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Selain itu, dengan adanya badan pengelola investasi ini, skema pembiayaan infrastruktur tidak hanya mengandalkan anggaran negara, tetapi juga memanfaatkan investasi jangka panjang dari berbagai pihak.

“Kami ingin menciptakan sistem pembiayaan yang berkelanjutan agar pembangunan infrastruktur tidak terhambat oleh keterbatasan anggaran.”

“Dengan model yang lebih fleksibel, kita bisa memastikan bahwa proyek-proyek strategis tetap berjalan dan memberikan manfaat luas bagi rakyat,” ujar Dody.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Danantara juga diharapkan dapat mendukung proyek-proyek berbasis keberlanjutan.

Termasuk pengembangan energi hijau, sistem transportasi ramah lingkungan, dan digitalisasi infrastruktur.

Pemerintah menegaskan bahwa dalam setiap investasi yang masuk, aspek lingkungan dan keberlanjutan harus menjadi pertimbangan utama.

Agar pembangunan yang dilakukan tidak hanya bermanfaat bagi generasi saat ini, tetapi juga untuk masa depan.

“Infrastruktur yang kita bangun harus memperhitungkan aspek keberlanjutan.”

“Danantara harus menjadi instrumen yang mendukung pembangunan hijau dan inklusif.”

“Agar Indonesia dapat beradaptasi dengan tantangan global, termasuk perubahan iklim,” kata Dody.

Dengan kehadiran Danantara, Indonesia kini memiliki alat baru dalam mempercepat pembangunan infrastruktur berkualitas.

Tidak hanya meningkatkan produktivitas ekonomi, tetapi juga membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Kontenberita.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Patimban Ditarget 7,5 Juta TEUs, Agoeslan Capital Siapkan Investasi Strategis
Hilirisasi Nikel Indonesia Diperkuat Investasi Strategis Danantara dan GEM
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
IHSG Stabil, CSA Index Agustus Naik Signifikan ke 82,3
Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp942 Triliun, Sinyal Kuat Kepercayaan Global
Garuda Indonesia Komitmen Beli 50 Pesawat Boeing, Pengiriman Dimulai 2031
Strategi Hilirisasi Tambang Indonesia Tantang Akses Global ke Bahan Baku Kritis
Italia Investasi Rp150 Triliun di Hilirisasi Energi Indonesia Kalimantan Timur

Berita Terkait

Rabu, 10 September 2025 - 11:26 WIB

Patimban Ditarget 7,5 Juta TEUs, Agoeslan Capital Siapkan Investasi Strategis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:15 WIB

Hilirisasi Nikel Indonesia Diperkuat Investasi Strategis Danantara dan GEM

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:15 WIB

IHSG Stabil, CSA Index Agustus Naik Signifikan ke 82,3

Jumat, 8 Agustus 2025 - 07:27 WIB

Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp942 Triliun, Sinyal Kuat Kepercayaan Global

Berita Terbaru

dok univ pasundan

Bisnis

Panduan Cara Beli Bitcoin untuk Pemula

Jumat, 7 Nov 2025 - 22:17 WIB