Rapat Perdana Satgas Percepatan Hilirisasi Hampir 2 Jam, Program Hirisasi Harus Picu Pertumbuhan Ekonomi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 Januari 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahaladia (Facbook.com @Bahlil Lahadalia)

Menteri ESDM Bahlil Lahaladia (Facbook.com @Bahlil Lahadalia)

HILIRISASINEWS.COM – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasiona menggelar rapat perdana pada Jumat (17/1/2025).

Rapat Satgas Hilirisasi sepanjang hampir dua jam itu sudah merumuskan langkah-langkah strategis.

Untuk menjalankan perintah Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka meningkatkan investasi dan realisasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program pemerintah hilirisasi ini harus betul-betul menjadi pemicu (trigger) pertumbuhan ekonomi.

Ketua Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional Bahlil Lahadalia mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/1/2025).

“Arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa hilirisasi ini harus betul-betul menjadi trigger pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan, dan sekaligus penciptaan nilai tambah.”

“Di mana nilai tambahnya harus betul-betul dilakukan di Indonesia,” kata Bahlil Lahadalia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu, juga menyampaikan pembiayaan untuk hilirisasi agar dilakukan di dalam negeri sesuai dengan arahan dari Presiden RI.

“Oleh karena itu arahan Bapak Presiden RI, kami merumuskan tentang pembiayaannya agar dilakukan juga di dalam negeri.”

“Supaya persepsi yang seolah-olah mengatakan bahwa itu nanti asing lebih banyak mendapatkan hasilnya, itu perlahan-lahan kita akan kurangi,” kata Bahlil.

Dia juga menambahkan bahwa Kementerian ESDM menjadi posko bagi Satgas Hilirisasi untuk bekerja selama lima tahun ke depan.

“(Kementerian ESDM) ini akan menjadi posko untuk kami bekerja dalam kurang lebih 5 tahun sampai dengan menunggu arahan Bapak Presiden selanjutnya,” katanya pula.

Presiden RI Prabowo Subianto resmi membentuk Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.

Satgas dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan beranggotakan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga.

Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025 menjelaskan bahwa pembentukan satgas itu bertujuan mempercepat hilirisasi di berbagai sektor dan mempercepat terwujudnya ketahanan energi nasional.

Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Keppres Nomor 1 Tahun 2025, berada di bawah Presiden dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.***

 

Berita Terkait

Patimban Ditarget 7,5 Juta TEUs, Agoeslan Capital Siapkan Investasi Strategis
Hilirisasi Nikel Indonesia Diperkuat Investasi Strategis Danantara dan GEM
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
IHSG Stabil, CSA Index Agustus Naik Signifikan ke 82,3
Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp942 Triliun, Sinyal Kuat Kepercayaan Global
Garuda Indonesia Komitmen Beli 50 Pesawat Boeing, Pengiriman Dimulai 2031
Strategi Hilirisasi Tambang Indonesia Tantang Akses Global ke Bahan Baku Kritis
Italia Investasi Rp150 Triliun di Hilirisasi Energi Indonesia Kalimantan Timur

Berita Terkait

Rabu, 10 September 2025 - 11:26 WIB

Patimban Ditarget 7,5 Juta TEUs, Agoeslan Capital Siapkan Investasi Strategis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:15 WIB

Hilirisasi Nikel Indonesia Diperkuat Investasi Strategis Danantara dan GEM

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:15 WIB

IHSG Stabil, CSA Index Agustus Naik Signifikan ke 82,3

Jumat, 8 Agustus 2025 - 07:27 WIB

Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp942 Triliun, Sinyal Kuat Kepercayaan Global

Berita Terbaru