Semua BUMN akan Dikelola Danantara, Langkah Awal 7 BUMN Dulu Termasuk Bank Mandiri, BRI, BNI

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 26 Februari 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. (Dok. bumn.go.id)

Wakil Menteri BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. (Dok. bumn.go.id)

JAKARTA – Semua Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) bakal dikelola Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Maret 2025.

Adapun Wakil Menteri BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan hal tersebut.

Sebagai langkah awal pemerintah baru memasukkan 7 perusahaan pelat merah ke Danantara, yakni Bank Mandiri, BRI, PLN, Pertamina, BNI, Telkom Indonesia dan MIND ID.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) harus sudah diinbrengkan ke Danantara. (RUPS) bulan Maret ini, akhir Maret sudah masuk,” ujar Dony Oskaria.

Hal yang sama disampaikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Selasa (25/2/2025).

“Ya menurut keterangan kan per Maret nanti semuanya (BUMN) masuk,” kata Bambang saat ditemui wartawan dalam acara Digital Economic Forum di Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Bambang menjelaskan efisiensi anggaran Rp300 triliun yang disebut Presiden Prabowo Subianto.

Dana tersebut bukanlah suntikan modal operasional untuk Danantara, melainkan ditujukan untuk diinvestasikan.

Ia menjelaskan, Danantara sudah memiliki modal dari aktivitas perusahaan-perusahaan BUMN yang dinaungi saat ini.

Superholding tersebut dibentuk dengan mengalihkan kepemilikan saham BUMN yang sebelumnya dikuasai Kementerian BUMN menjadi langsung di bawah Danantara.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan Danantara sebagai Sovereign Wealth Funds (SWD) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin lalu (24/2).

Danantara akan mengelola aset hingga lebih dari 900 miliar dolar AS, dengan proyeksi dana awal mencapai 20 miliar dolar AS.

Danantara akan memegang dua holding, yakni operasional yang dipimpin oleh Dony Oskaria yang juga Wakil Menteri BUMN, serta bidang investasi yang dipimpin oleh Pandu Sjahrir.

Presiden Prabowo juga menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Dewan Pengawas Danantara, yang dibantu Wakil Ketua Dewan Pengawas Muliaman Hadad.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Kontenberita.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Patimban Ditarget 7,5 Juta TEUs, Agoeslan Capital Siapkan Investasi Strategis
Hilirisasi Nikel Indonesia Diperkuat Investasi Strategis Danantara dan GEM
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
IHSG Stabil, CSA Index Agustus Naik Signifikan ke 82,3
Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp942 Triliun, Sinyal Kuat Kepercayaan Global
Garuda Indonesia Komitmen Beli 50 Pesawat Boeing, Pengiriman Dimulai 2031
Strategi Hilirisasi Tambang Indonesia Tantang Akses Global ke Bahan Baku Kritis
Italia Investasi Rp150 Triliun di Hilirisasi Energi Indonesia Kalimantan Timur

Berita Terkait

Rabu, 10 September 2025 - 11:26 WIB

Patimban Ditarget 7,5 Juta TEUs, Agoeslan Capital Siapkan Investasi Strategis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:15 WIB

Hilirisasi Nikel Indonesia Diperkuat Investasi Strategis Danantara dan GEM

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:15 WIB

IHSG Stabil, CSA Index Agustus Naik Signifikan ke 82,3

Jumat, 8 Agustus 2025 - 07:27 WIB

Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp942 Triliun, Sinyal Kuat Kepercayaan Global

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB