Danantara akan Memperkuat Ekosistem Ekonomi yang Lebih Solid dan Berdaya Saing di Tingkat Global

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 26 Februari 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi.  (Dok. Bankmandiri.co.id)

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi. (Dok. Bankmandiri.co.id)

JAKARTA – Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan memperkuat ekosistem ekonomi yang lebih solid dan berdaya saing di tingkat global.

Danantara diharapkan menjadi katalis utama dalam mempercepat industrialisasi, meningkatkan daya saing nasional, serta mendorong pencapaian target pembangunan pemerintah.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam hal tersebut dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (25/2/2025).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejalan dengan tujuan pembentukan BPI Danantara untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh BUMN, Bank Mandiri juga berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi Mandiri Group.”

“Untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan mendorong pelaksanaan program strategis nasional nasional dan pencapaian target pembangunan pemerintah,” kata Darmawan.

BPI Danantara secara resmi diluncurkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (24/2/2025).

Sebagai sovereign wealth fund (SWF) Indonesia, Danantara akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar AS dengan proyeksi dana awal mencapai 20 miliar dolar AS.

Bank Mandiri memandang kehadiran BPI Danantara menjadi langkah strategis dalam memastikan optimalisasi sumber daya nasional yang lebih efisien dan produktif.

Dengan pendekatan yang terintegrasi, BPI Danantara diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah industri nasional, memperkuat sinergi antar-BUMN.

Serta mengakselerasi hilirisasi sektor-sektor strategis yang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

BPI Danantara dibentuk untuk mengonsolidasikan berbagai aset strategis nasional dalam satu entitas yang lebih terintegrasi dan efisien.

Dengan strategi ini, pengelolaan aset negara dapat dioptimalkan guna meminimalkan ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah dan mempercepat industrialisasi berbasis nilai tambah.

Salah satu prioritas utama yang diemban oleh BPI Danantara adalah mendukung industrialisasi nasional melalui strategi hilirisasi.

Dengan mengurangi ekspor bahan mentah dan meningkatkan pengolahan di dalam negeri, Danantara diharapkan dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.

Juga meningkatkan daya saing industri, serta mendorong penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda Indonesia.

Sebagai salah satu institusi terbesar di Indonesia, Darmawan menegaskan bahwa Bank Mandiri siap berperan aktif dalam mengimplementasikan kebijakan Danantara melalui berbagai layanan keuangan.

Layanan tersebut antara lain menyediakan akses pendanaan yang lebih terarah dan efisien, sehingga Bank Mandiri turut berperan dalam mewujudkan transformasi ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Kami berharap, ke depan Bank Mandiri dapat terus berkontribusi dalam membangun perekonomian dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia.”

“Sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tingkat global yang sejalan dengan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045,” kata Darmawan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Kontenberita.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Patimban Ditarget 7,5 Juta TEUs, Agoeslan Capital Siapkan Investasi Strategis
Hilirisasi Nikel Indonesia Diperkuat Investasi Strategis Danantara dan GEM
Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah
IHSG Stabil, CSA Index Agustus Naik Signifikan ke 82,3
Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp942 Triliun, Sinyal Kuat Kepercayaan Global
Garuda Indonesia Komitmen Beli 50 Pesawat Boeing, Pengiriman Dimulai 2031
Strategi Hilirisasi Tambang Indonesia Tantang Akses Global ke Bahan Baku Kritis
Italia Investasi Rp150 Triliun di Hilirisasi Energi Indonesia Kalimantan Timur

Berita Terkait

Rabu, 10 September 2025 - 11:26 WIB

Patimban Ditarget 7,5 Juta TEUs, Agoeslan Capital Siapkan Investasi Strategis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:15 WIB

Hilirisasi Nikel Indonesia Diperkuat Investasi Strategis Danantara dan GEM

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Isu Akuisisi BCA Hebohkan Publik, Rosan Roeslani Tegas Membantah

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:15 WIB

IHSG Stabil, CSA Index Agustus Naik Signifikan ke 82,3

Jumat, 8 Agustus 2025 - 07:27 WIB

Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp942 Triliun, Sinyal Kuat Kepercayaan Global

Berita Terbaru